Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

31 / 07 / 2021 11:05 WIB Nisa Akmala
Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat
foto ilustrasi: pixabay.com

Brilio.net - Makanan dengan rasa manis dan gurih memang menggugah selera. Nggak salah, kalau makanan dengan dominan kedua rasa tersebut jadi favorit banyak orang. Sebaliknya, makanan dengan rasa pahit justru jadi musuh banyak orang.

Padahal, makanan bercita rasa pahit punya banyak kandungan nutrisi yang baik buat kesehatan tubuh. Seperti deretan sayuran dengan rasa pahit alami ini nih. Jika diolah dengan proses yang benar, rasa pahit pada deretan makanan ini bisa dihilangi lho.

Saking punya banyak manfaat, deretan sayuran ini dianggap bisa jadi obat untuk penyakit tertentu. Meski dihindari banyak orang, deretan sayuran yang biasa dimasak dengan cara ditumis maupun dikukus ini tetap nikmat.

Dilansir Brilio Food dari berbagai sumber pada Sabtu (30/7), berikut tujuh sayuran pahit yang punya banyak manfaat.

1. Pare.

Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

foto: pixabay.com

Sayuran yang punya rasa pahit satu ini sudah terkenal punya banyak manfaat baik bagi tubuh. Pare diketahui memiliki kandungan triterpenoid, polifenol, dan flavonoid yang bisa memperlambat pertumbuhan berbagai jenis kanker.

Sayuran yang kerap jadi pelengkap siomay ini juga mengandung serat, vitamin C, karoten dan kalium yang bisa dimanfaatkan untuk menurunkan kadar gula darah.

2. Daun pepaya.

Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

foto: pixabay.com

Rasa pahit pada daun pepaya bagi sebagian orang tidak jadi masalah. Pasalnya, rasa pahitnya memang nggak sekuat pare. Sayuran yang bisa dijadikan lalapan atau tumisan ini punya kandungan vitamin C yang lebih tinggi daripada buahnya. Daun pepaya juga mengandung antioksidan tinggi yang bisa menjaga kesehatan sistem kardiovaskular, memerangi radikal bebas, dan melindungi tubuh dari seranan kanker usus besar.

3. Kale.

Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

foto: pixabay.com

Kale banyak disebut sebagai raja sayuran sehat yang padat nutrisi. Kale kaya akan antioksidan seperti quercetin dan kaemprefol yang dapat mencegah kanker dan penuaan dini. Kale juga dapat mendetoks tubuh dan bantu memerangi pertumbuhan tumor. Selain dimasak dengan cara direbus, kale juga bisa dijadikan salad. Sayur ini juga dibuat jus dengan tambahan lemon atau nanas untuk mengurangi rasa pahitnya.

4. Terong.

Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

foto: pixabay.com

Dilansir dari E Times, beberapa jenis terong memang memiliki rasa yang pahit. Meski begitu, jenis sayuran satu ini punya banyak nutrisi. Terong diketahui mengandung serat tinggi yang bagus untuk menurunkan berat badan dan gula darah.

5. Kembang turi.

Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

foto: pixabay.com

Sesuai namanya, sayuran satu ini merupakan bunga yang berasal dari pohon turi. Di Indonesia, kembang turi biasanya dijadikan lalapan, campuran pecel hingga aneka tumisan. Meski punya rasa pahit, kembang turi mengandung vitamin C, A dan folat yang penting untuk menjaga kesehatan.

Merupakan salah satu jenis tanaman obat, kembang turi bisa bantu mengatasi sariawan, menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah penuaan dini, dan masih banyak lagi. Nggak rugi deh, makan sayuran ini.

6. Lobak.

Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

foto: pixabay.com

Jika diolah dengan tepat, rasa pahit pada lobak bisa dihilangkan lho. Nggak ada ruginya mengonsumsi lobak, karena mengandung vitamin A, C dan E. Lobak juga baik untuk kesehatan jantung, tulang dan antioksidan. Sayuran satu ini bahkan bisa bantu menghilangkan bau badan.

7. Sawi pahit.

Sering dihindari, 7 sayuran pahit ini punya banyak manfaat

foto: freepik.com

Jika kamu menemukan sawi yang rasanya pahit, jangan buru-buru membuangnya. Bukan karena beracun, sawi hijau memang ada yang punya rasa pahit alami. Meski pahit, sawi mengandung antioksidan yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Nggak hanya itu, sawi ini juga bisa membantu mengatasi sembelit, dan mencegah kanker.

(brl/mal)
SELENGKAPNYA

Video

SELENGKAPNYA
SELENGKAPNYA