Cara membuat tempe mentah, enak, sederhana dan mudah dibuat

13 / 08 / 2020 08:04 WIB Dwiyana Pangesthi
Cara membuat tempe mentah, enak, sederhana dan mudah dibuat

Brilio.net - Sudah bukan rahasia lagi kalau tempe menjadi salah satu makanan favorit banyak orang. Nggak hanya orang Indonesia saja, namun juga bagi orang luar negeri suka dengan makanan ini.

Makanan khas Indonesia ini terbuat dari fermentasi biji kedelai dengan menggunakan beberapa jenis jamur seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, atau Rh. arrhizus yang dikenal dengan ragi tempe.Bahan makanan ini diklaim memiliki manfaat kesehatan untuk tubuh.


Diketahui dalam satu potong tempe mengandung 31 gram protein yang mudah diserap oleh tubuh. Kandungan gizinya yang lengkap bisa dijadikan sebagai pengganti daging karena merupakan sumber protein tinggi. Kandungan tersebut dapat membantu mempertahankan jaringan otot, serta membuat enzim yang dibutuhkan sel-sel tubuh untuk menjalankan fungsinya.

Nah, tempe ini juga cocok untuk dikonsumsi bagi kamu yang tengah melakukan diet sehari-hari, dan cocok dimakan oleh vegetarian. Tempe ini mudah diolah serta bisa dijadikan berbagai macam menu makanan lezat. Mulai dari tempe goreng, tempe keripik, oseng-oseng tempe dan banyak lainnya.

Meski banyak ditemukan dan dijual di mana-mana, tapi nggak ada salahnya sesekali kalau kamu ingin coba membuatnya sendiri di rumah. Siapa tahu kamu pun juga bisa memulai bisnis dengan membuat tempe homemade ini.

Penasaran seperti apa caranya? Berikut brilio.net himpun dari berbagai sumber cara membuat tempe mentah, enak, sederhana dan mudah dibuat, Rabu (12/8).

Cara membuat tempe mentah freepik.com

foto: freepik.com

Bahan yang dibutuhkan:
- 400 gr kacang kedelai
- 1/2 sdt ragi tempe
- Bungkus daun pisang/plastik secukupnya

Cara membuat:
1. Pertama bersihkan kacang kedelai dengan air mengalir, lalu rendam dalam wadah berisi air. Biji kedelai yang kualitasnya tidak baik akan mengapung, pisahkan bagian tersebut.

2. Kemudian rendam semalaman atau minimal 8 jam. Setelah itu remas-remas hingga kulit arinya terkelupas bersih.

3. Siapkan panci, rebus kacang dalam air mendidih selama kurang lebih 20- 60 menit. Jika sudah angkat dan saring, lalu tiriskan hingga benar-benar kering.

4. Pindahkan biji kedelai ke wadah lebar, bisa juga menggunakan tempeh. Biarkan hingga biji kedelai mencapai suhu ruang serta benar-benar kering.

5. Kemudian taburi ragi pada kedelai yang sudah kering, lalu aduk hingga merata ke seluruh bagian.

6. Siapkan daun pisang dengan ukuran sesuai selera, kemudian masukkan biji kedelai, lalu bungkusnya ditusuk dengan tusuk gigi secara merata. Jika menggunakan plastik, sama juga tusuk-tusuk permukaan plastik tersebut.

7. Simpan tempe mentah di dalam rak atau wadah yang memiliki sirkulasi udara baik. Lalu tutupi dengan kain bersih, dan pastikan tidak terkena sinar matahari.

8. Diamkan selama minimal 2-3 hari sebelum tempe siap untuk dimasak dan dikonsumsi.


Manfaat tempe untuk kesehatan:

Cara membuat tempe mentah freepik.com

foto: freepik.com

Tingginya kandungan protein di dalamnya, tentunya memberikan manfaat yang banyak untuk tubuh kita. Nah, berikut manfaatnya yang kita peroleh dari mengonsumsi tempe:

1. Mengonsumsi tempe itu mengenyangkan, sehingga dengan mudah dapat menekan nafsu makan dan melancarkan pencernaan. Jadi nggak salah kalau tempe sangat baik untuk kamu yang sedang diet.

2. Menyantap tempe dapat menekan risiko diabetes. Bahan makanan nabati ini kaya protein dan juga lemak tak jenuh. Dengan mengonsumsi banyak makanan berbahan dasar dari kedelai ini dapat menurunkan tingkat gula darah.

3. Tempe juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Tempe mengandung protein lengkap berkualitas tinggi dan mengandung asam amino yang wajib didapatkan oleh tubuh. Dengan banyak makan tempe bisa meningkatkan metabolisme tubuh dengan baik dan imunitas yang selalu terjaga.

4. Tempe mengandung banyak kalsium dan vitamin K yang baik bagi pembentukan tulang. Kedelai sendiri sudah memiliki kedua nutrisi tersebut, namun dengan adanya proses fermentasi pada tempe, meningkatkan jumlah vitamin K dan mineral lainnya sehingga baik untuk penderita osteoporosis.

(brl/lea)
SELENGKAPNYA

Video

SELENGKAPNYA
SELENGKAPNYA